Fakta tentang Sarah Gilbert

5 Fakta Menarik Sarah Gilbert, Ilmuwan Cerdas di Balik Vaksin AstraZaneca

Fakta menarik Sarah Gilbert – Dalam salah satu ajang turnamen tenis beberapa waktu lalu, sosok bernama Sarah Gilbert menjelma sebagai pusat perhatian setelah video dirinya yang diberikan aplaus meriah dari orang-orang yang menyaksikan pertandingan tersebut menjadi populer.

Lalu, siapakah sebenarnya wanita yang telah menarik banyak perhatian positif ini?

Berikut ada lima fakta tentang Sarah Gilbert di artikel Womanesia kali ini. Yang ternyata menjadi sosok kunci di belakang terciptanya vaksin untuk virus mematikanf yang tengah meneror dunia saat ini.

Baca Juga : Jangan Patah Semangat! Berikut Tips Membesarkan Anak Laki-Laki untuk Para Single Mom

5 Fakta Menarik tentang Sarah Gilbert

Fakta tentang Sarah Gilbert
1. Seorang ahli vaksin serta prosesor dari Universitas Oxford di Inggris

Sarah Gilbert adalah seorang pakar dalam bidang vaksinologi dan juga guru besar di Universitas Oxford yang keahliannya da bidang pengembangan vaksin untuk influenza dan virus menular.

Sarah menjalani masa sekolahnya di Kettering High School for Girl. Lantas dia meneruskan pendidikan di Perguruan Tinggi East Anglia dan lulus sebagai sarjana biologi pada tahun 1983.

Setelah itu, di Universitas Hull, Sarah meneruskan gelar doktornya. Sarah juga sempat bekerja di salah satu pabrik bir selepas lulus dari universitas tersebut pada tahun 1986, sebelum memutuskan untuk melanjutkan studi ke Universitas Oxford, dan memulai kariernya di bidang vaksinologi.

Wanita lima puluh sembilan tahun ini juga pernah meneliti vaksin untuk Ebola, flu, Middle East Respiratory Syndrome atau MERS, dan kini namanya semakin hangat sebagai perbicangan hot issue lantaran kesuksesannya menciptakan vaksin untuk virus Corona yang tengah meneror dunia.

2. Salah seorang pendiri perusahaan vaksin

Sosok yang lahir di bulan April tahun 1962 ini telah mendirikan sebuah perusahaan biotek bernama Vaccitech, yang meneliti, membuat, juga mengembangkan vaksin dan imunoterapi untuk penyakit menular serta kanker, seperti Hepatitis B, HPV, kanker prostat, dan lain sebagainya.

Baca Juga: 9 Rahasia Kecantikan Wanita Jepang

3. Bukan Berasal dari Keluarga Medis

Wanita yang bernama lengkap Dame Sarah Chaterine Gilbert ini faktanya tidak lahir dari keluarga yang begitu akrab dengan medis, ilmu sains, ataupun biologi.

Ibunya merupakan seorang guru Bahasa Inggris di sebuah sekolah dasar, sedangkan ayah Sarah adalah seorang manajer di sebuah toko sepatu.

Meskipun begitu, keluarganya tetap mendukung penuh minat Sarah dalam dunia kesehatan. Bahkan, ketiga anak kembarnya pun turut serta menjadi relawan dalam uji coba vaksin yang dia buat.

Baca Juga: 4 Jenis Parenting Style dan Dampaknya Bagi Perkembangan Anak

4. Bersedia Melepaskan Hak Paten Vaksin AstraZanecca

Sarah Gilbert telah menjadi sorotan media karena dia rela melepaskan hak paten vaksin AstraZenecca yang saat ini banyak orang menggunakannya untuk memerangi virus Covid-19.

Sarah telah mengisi hidupnya dengan meneliti serta membuat berbagai macam vaksin dan bahkan bekerja keras siang dan malam untuk dapat membuat vaksin AstraZenecca yang digunakan untuk melawan virus Covid-19 ini. Akan tetapi, dia tidak melakukannya demi uang semata.

Sarah mengaku bahwa sejak awal, dia dan timnya menganggap hal tersebut merupakan perlombaan melawan virus, bukan melawan peneliti vaksin lain.

Dia tidak menginginkan hak paten penuh atas vaksin yang diciptakannya, sehingga orang-orang bisa membuat vaksin mereka sendiri. Demi kepentingan bersama.

5. Dianugerahi Gelar Kebangsawanan

Sarah Chaterine Gilbert, yang merupakan pribadi yang tenang dan pendiam menurut rekan-rekannya ini, rupanya telah mendapatkan gelar bangsawan, Dame Commander of the Most Excellent Order of the British Empire (DBE) dari Kerajaan Inggris berkat pengabdiannya terhadap ilmu pengetahuan serta kesehatan masyarakat.

Bukan hanya itu, Sarah juga dihadiahi Penghargaan Putri Asturias dalam kategori penelitian ilmiah (NDA).
Begitulah kiranya beberapa fakta menarik tentang sosok Sarah Gilbert, ilmuwan hebat nan jenius yang telah banyak berkontribusi untuk kepentingan masyarakat luas dengan penelitiannya di bidang vaksin.