Mengenal Apa itu Polygon Coin, Cara Kerja serta Potensinya dalam Investasi

Hi, Womanesia, kali ini mau membahas apa itu Polygon coin, yuk. Konon, tema ini menjadi hal penting bagi siapapun yang tertarik berinvestasi di sana.

Polygon network (matic) merupakan protokol yang terdesentralisasi dalam membangun serta menghubungkan banyak jaringan blockchain yang cocok atau kompatibel dengan ethereum.

Adanya polygon merupakan solusi dari sejumlah isu besar terkait blockchains. Misalnya, pada gas fee yang cenderung tinggi namun kecepatannya lambat. Walaupun demikian, tetap tidak mengesampingkan sejumlah aspek keamanan nya.

Matic merupakan token ERC20 yang dipakai dalam pembayaran biaya transaksi. Selain itu, memiliki fungsi governance di dalam protokol Polygon. Disamping itu, matic bisa dipakai juga untuk staking pada jaringan Polygon.

Dilansir dari coinmarketcap, pada bulan Oktober 2021, terdapat 6,67 miliar token matic di pasaran. Setiap bulannya, polygon menambahkannya yang punya batas maksimal supply 10 miliar. Menurut jadwal perilisan, token matic semuanya akan beredar pada Desember 2022.

Baca juga: Tips Investasi Aman untuk Pemula

Bagaimana Cara Kerja Polygon?

Membahas tentang apa itu Polygon coin berarti juga menyangkut bagaimana cara kerjanya.

Polygon sering dinamakan juga dengan “ethereum internet of blockchain”. Alasannya, ia mampu menciptakan sebuah ekosistem multichain yang dapat dipakai bersama dengan ethereum.

Agar memfasilitasi kebutuhan developer, Polygon ini dibuat dan menyediakan sejumlah kerangka untuk membuat decentralized application (dApps). Kinerja nya akan diprioritaskan, serta keamanan dan user experience akan semakin maksimal.

Arsitektur Polygon yang bagus akan mempunyai sistem 4 lapis dimulai dari lapisan ethereum, keamanan, jaringan polygon dan lapisan eksekusi.

Pada dasarnya, lapisan ethereum merupakan sebuah set kontrak pintar yang kemudian diaplikasikan pada ethereum.

Kontrak pintar ini bisa berfungsi untuk menangani berbagai hal. Mulai dari transaksi, taruhan, serta komunikasi yang ada pada berbagai rantai Polygon dan ethereum.

Lapisan keamanan tersebut sejalan dan berdampingan dengan ethereum. Selanjutnya, berperan sebagai validator layanan dan bisa memungkinkan rantai memperoleh keuntungan yang diperoleh dari tambahan lapisan keamanan. Baik pada keamanan bersifat opsional maupun lapisan Ethereum.

Baca juga: Cara Membuat Surat Lamaran Pekerjaan untuk Fresh Graduate 

Peluang Polygon (Matic) Sebagai Aset Digital

Ketika berbagai aset kripto yang lain merosot, poligon menjadi salah satu yang melesat. Nilai dari poligon ini ada pada kredensial jaringan matic yang kuat dan adanya token matic solid dan menjadi 100 cryptocurrency teratas.

Sejak perilisannya di tahun 2017 lalu, Polygon hanya merilis sekitar 3,8% dari semua stok maksimalnya. Ketika perilisannya di bulan April 2019, sekitar 19% dari total pasokannya dijual dengan harga 0,00263 dolar per-koinnya. Menghasilkan sekitar 5 juta dolar AS yang setara kurang lebih Rp 71 juta.

Mulai tanggal 7 Juni 2021, ada lebih dari 4 juta koin matic yang beredar di pasaran. Polygon merilis pasokan koin secara bertahap tiap bulannya dengan maksimal sejumlah 10 miliar koin. Rencananya, keseluruhan pasokan koin akan beredar di pasar bulan Desember 2022.

Bagaimana Cara Membeli Koin Matic?

Setelah mengetahui apa itu Polygon coin, lalu bagaimana cara membelinya?

Sekarang ini, coin matic telah tersedia di sejumlah bursa investasi antara lain coinbase atau binance. Para pemakai cryptocurrency juga bisa memperolehnya pada tempat pertukaran terdesentralisasi misalnya uniswap dengan memakai wrapped ethereum.

Supaya peredaran dan pasokannya tetap terjaga, coinbase sudah menerapkan regulasi dan membatasi jumlah pembeliannya. Anda dapat membeli koin ini dengan minimal jumlah 265 koin dan maksimalnya 6 juta koin. Binance sendiri membatasi pembelian sampai 1 juta koin saja.

Baca juga: 5 Mitos Seputar Melamar Pekerjaan 

Apakah Koin Polygon (Matic) Menjadi Pilihan Investasi Tepat?

Seperti yang diketahui, cryptocurrency menjadi salah satu investasi yang punya risiko relatif tinggi. Koin yang bergerak harganya sangat fluktuatif dan resiko kehilangan dana singkat juga terbuka.

Oleh karena itu, Anda harus menggunakan dana yang terpisah untuk investasi cryptocurrency dan jangan menggunakan dana sehari-hari.

Perlu juga mengamati perubahan dan pertumbuhan harga koin matriks yang ada di jaringan Polygon. Waspadai juga perkembangan pesaingnya yang sama-sama memakai side chains layer 2 misalnya binance smart chains dan polkadot.

Bijaklah dalam mengambil keputusan atas hasil analisa. Potensi memperoleh keuntungan dari koin polygon tetap terbuka.

Setelah membaca ulasan apa itu Polygon coin, mungkin Anda tertarik untuk mulai membeli koin ini?

Jika memang ya, mulailah untuk mencari di mana penyedia pasar bursa yang tepat. Memperhatikan pergerakan harga selanjutnya juga penting agar tahu kapan harus jual maupun beli.