Bisnis Hijab Brand Sendiri? Simak 7 Tips Memulai Bisnis Laris Manis

Womanesia.id – Sedang mencari tips bisnis hijab brand sendiri agar laris manis jualannya?

Womanesia, menggunakan hijab memang merupakan kewajiban bagi setiap muslimah. Kesadaran ini semakin hari semakin meningkat dan membuat bisnis hijab menjadi pasar yang cukup menarik.

Lebih lanjut, banyak pula yang ingin mengembangkan bisnis hijab dengan brand sendiri.

Alasannya, ingin mencoba hal yang lebih menantang dan memperoleh keuntungan lebih besar.

Dengan bisnis hijab merek sendiri juga bisa mengekspresikan ide sendiri ke dalam desain.

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Hijab Brand Sendiri?

Peluang usaha hijab menggunakan brand sendiri memang cukup menjanjikan. Namun, dibutuhkan keberanian bagi Anda untuk memulainya.

Ada beberapa tips untuk membangun ide bisnis hijab brand sendiri, yaitu sebagai berikut:

1. Menentukan Pangsa Pasar

Menentukan pangsa pasar adalah hal yang paling penting dalam strategi marketing bisnis hijab brand sendiri. Dengan mengetahui pangsa pasar, Anda akan tahu kepada siapa harus menjual produk.

Pangsa pasar ini akan meliputi pembagian golongan konsumen dilihat dari berbagai aspek. Mulai dari umur, jenis kelamin, tingkat pendapatan, bahkan hingga pendidikan serta status sosial calon konsumen target.

2. Bisnis Kerudung atau Hijab?

Anda juga perlu survei apakah bisnis antara hijab atau kerudung? Cari juga konveksi hijab untuk brand sendiri. Manakah yang lebih cocok dengan kemampuan calon konsumen.

Oleh karena itu, Womanesia pastikan melakukan survei terlebih dahulu tentang trend model terhadap usia yang sudah dijadikan target pasar.

3. Pemilihan Bahan

Dalam membuat hijab brand sendiri, tentunya Anda harus menggunakan bahan terbaik.

Maka, carilah supplier hijab tangan pertama yang memang mampu menyediakan bahan hijab yang selalu tersedia. Pastikan juga, bahan punya kualitas baik yang akan membuat konsumen nyaman mengenakannya.

4. Menentukan Harga

Ketika sudah yakin untuk menjual produk, selanjutnya bisa menentukan harga.

Jika memang masih baru dalam bisnis hijab ini, sebaiknya tidak mematok harga langsung tinggi dulu.

Sesuaikanlah dengan kualitas produk dan pertimbangkan juga modal yang dihabiskan dalam memproduksinya.

Dalam menentukan harga, cobalah juga untuk survey di berbagai tempat. Cara yang paling praktis adalah melihat di berbagai marketplace maupun sosial media.

5. Melakukan Promosi Lewat Media Sosial

Di era digital seperti sekarang ini, akan ketinggalan rasanya jika tidak melakukan promosi melalui media sosial. Walaupun Anda memang punya toko offline, namun akan lebih baik jika memasarkan juga lewat media sosial yang ada dan populer digunakan oleh masyarakat.

Ada berbagai jenisnya mulai dari instagram, Facebook, tiktok dan lainnya. Selain itu pertimbangkan juga untuk memasarkan lewat marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia dan Shopee.

Bisa jadi penjualan hijab lewat internet akan jauh lebih besar dibandingkan dengan offline.

6. Tidak Ragu Mengeluarkan Biaya Iklan

Apakah bisnis hijab menjanjikan?

Jawabannya, iya. Asalkan Anda mau juga berinvestasi untuk iklan. Berjualan di social media maupun marketplace bisa saja dilakukan tanpa biaya beriklan.

Akan tetapi jika ingin hasilnya lebih maksimal, maka pertimbangkan juga promosi ads berbayar. Nantinya, produk Anda akan muncul pada halaman pertama pencarian dan peluang untuk closing semakin besar.

7. Sabar dan Konsisten

Semua jenis bisnis tentu harus dibarengi dengan kesabaran dan konsisten. Terlebih lagi bagi yang baru mulai merintis usaha hijab, maka tentu akan banyak halangan dan tantangan menanti.

Jangan patah semangat jika penjualan sedang sepi. Teruslah berinovasi dan mencari cara terbaik untuk membuat penjualan semakin meningkat.

Tips bisnis hijab brand sendiri di atas tentunya bisa membuat Anda semakin semangat menjalankan bisnis nantinya.

Dengan melakukan strategi terbaik, sabar, serta optimis maka keuntungan besar bisa Anda dapatkan. Semoga bermanfaat!