LASIK MATA adalah prosedur medis yang menggunakan teknologi laser untuk memperbaiki gangguan penglihatan, seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), dan silinder (astigmatisme).
Prosedur ini sering dipilih oleh mereka yang ingin terbebas dari ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak. Meskipun tergolong aman, Lasik tetap memiliki potensi efek samping yang perlu dipertimbangkan sebelum menjalani tindakan.
Dalam praktiknya, Lasik dilakukan dengan berbagai teknik. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin mengatasi kelainan refraksi, penting untuk memahami jenis-jenis metode yang tersedia agar dapat memilih prosedur yang paling sesuai dengan kondisi mata Anda.
Contents
Apa Itu LASIK?
Bagi pengguna kacamata atau lensa kontak, prosedur LASIK sering menjadi solusi untuk mendapatkan penglihatan jernih tanpa alat bantu. Memahami proses, metode, manfaat, hingga risiko LASIK sangat penting sebelum Anda memutuskan untuk menjalaninya.
Di Indonesia, LASIK bukanlah prosedur baru. Teknologi ini mulai dikembangkan secara global pada awal 1980-an dan mulai dipraktikkan di Amerika Serikat sejak awal 1990-an. Di Indonesia sendiri, dokter spesialis mata mulai memperkenalkan dan mengembangkan teknik ini pada akhir dekade 90-an.
Secara medis, Laser-Assisted in Situ Keratomileusis (LASIK) adalah bedah refraktif untuk mengoreksi gangguan pembiasan cahaya pada mata, seperti rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), dan silinder (astigmatisme). Prosedur ini relatif singkat, hanya memakan waktu sekitar 15 menit, sehingga lebih efisien dibandingkan jenis operasi mata lainnya.
Teknik Operasi Lasik Mata
Terdapat beberapa metode untuk mengoreksi gangguan penglihatan seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), dan silinder (astigmatisme). Setiap metode memiliki karakteristik dan keunggulan yang disesuaikan dengan kondisi mata pasien.
1. PRK (Photorefractive Keratectomy)
PRK adalah generasi awal teknologi koreksi penglihatan dengan laser. Pada teknik ini, laser bekerja langsung pada permukaan kornea tanpa pembuatan flap (lipatan). Karena dilakukan pada lapisan terluar, proses pemulihannya cenderung lebih lama dan menimbulkan rasa kurang nyaman dibandingkan metode modern. Meski begitu, PRK tetap menjadi pilihan utama bagi pasien dengan kornea tipis.
2. FEMTO LASIK (Laser-Assisted In Situ Keratomileusis)
Sebagai generasi kedua, FEMTO LASIK menggunakan laser femtosecond untuk membentuk flap pada kornea. Dibandingkan PRK, metode ini menawarkan pemulihan yang jauh lebih singkat dan tingkat kenyamanan yang lebih baik. Risiko efek samping seperti mata kering juga lebih minimal, menjadikannya salah satu pilihan paling populer saat ini.
3. ZEISS SMILE / RELEX SMILE (Refractive Lenticule Extraction)
ZEISS SMILE merupakan teknologi generasi terbaru yang paling minim sayatan (hanya 2–4 mm) dan tanpa pembuatan flap. Karena struktur luar kornea tetap terjaga, risiko mata kering pasca-tindakan sangat rendah. Prosedurnya sangat nyaman dengan proses pemulihan penglihatan yang sangat cepat.
Berapa Lama Durasi Prosedur LASIK?
Berbeda dengan tindakan bedah konvensional, LASIK menawarkan efisiensi waktu yang luar biasa. Prosedur untuk kedua mata biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit, dan pasien dapat merasakan peningkatan ketajaman penglihatan hanya dalam hitungan jam pasca-operasi. Mengingat kecanggihan teknologi dan kecepatan pemulihannya, wajar jika biaya Lasik Mata relatif lebih tinggi dibandingkan operasi mata jenis lainnya.
Panduan Perawatan Pasca Lasik Mata
Keberhasilan operasi LASIK tidak hanya bergantung pada kecanggihan laser, tetapi juga pada kedisiplinan pasien dalam menjalani masa pemulihan.
Berikut adalah langkah-langkah krusial untuk menjaga kesehatan mata dan mengoptimalkan hasil penglihatan Anda:
1. Hindari Menggosok atau Mengucek Mata
Sangat normal jika mata terasa mengganjal, gatal, atau perih sesaat setelah operasi. Namun, mengucek mata sangat dilarang karena dapat menggeser posisi flap (lapisan kornea yang dibuka saat operasi) yang belum melekat sempurna. Jika flap bergeser, risiko infeksi dan gangguan penglihatan permanen dapat terjadi.
2. Gunakan Pelindung Mata (Eye Shield) secara Konsisten
Dokter biasanya memberikan kacamata pelindung atau eye shield plastik. Gunakan alat ini terutama saat tidur untuk mencegah trauma atau gesekan mata yang tidak disengaja.
Selain itu, pelindung ini berfungsi sebagai penghalang (baris pertahanan) agar debu dan partikel asing tidak masuk ke area mata yang masih sensitif.
3. Disiplin dalam Penggunaan Obat Tetes Mata
Pasien akan diberikan beberapa jenis obat tetes, seperti antibiotik untuk mencegah infeksi dan kortikosteroid untuk mengontrol peradangan. Gunakanlah sesuai jadwal yang ditentukan dokter.
Hindari penggunaan obat tetes mata sembarangan (obat bebas) tanpa konsultasi, karena kandungan pengawet atau bahan kimia tertentu dapat menghambat proses regenerasi sel kornea.
4. Patuhi Jadwal Konsultasi Pasca-Operasi
Proses pemantauan biasanya dilakukan pada hari pertama, satu minggu, hingga satu bulan setelah tindakan. Kontrol rutin sangat penting agar dokter dapat mendeteksi gejala komplikasi sedini mungkin dan memastikan bahwa tekanan bola mata serta ketajaman penglihatan berkembang sesuai harapan.
5. Batasi Aktivitas Fisik dan Paparan Air
Selama 1–2 minggu pertama, hindari olahraga berat yang berisiko menimbulkan keringat berlebih atau benturan. Selain itu, berenang sangat dilarang karena air kolam maupun air laut mengandung bakteri dan kaporit yang dapat memicu infeksi serius pada luka operasi yang belum menutup sempurna.
Kesimpulan
Investasi pada prosedur LASIK bukan sekadar tentang melepas kacamata, melainkan tentang meningkatkan kualitas hidup dan kenyamanan Anda dalam beraktivitas. Dengan persiapan yang matang, pemilihan teknik yang tepat, serta perawatan pasca-operasi yang disiplin, penglihatan jernih impian Anda kini bisa menjadi kenyataan dalam waktu singkat.
Jangan biarkan gangguan penglihatan membatasi kebebasan Anda lebih lama lagi. Konsultasikan kondisi mata Anda dengan dokter spesialis profesional untuk mengetahui metode LASIK MATA mana yang paling ideal bagi Anda.







