Apa Itu Outsourcing dan Simak 5 Cara Evaluasi Kinerja Pekerja Harian

Suatu perusahaan memiliki kewajiban untuk senantiasa mengukur kinerja karyawan. Karena hal ini merupakan bagian dari outsourcing juga. Apa itu outsourcing?

Untuk lebih jelasnya, kami akan coba membahasnya di sini secara lengkap, jadi silahkan simak sampai selesai.

Penjelasan Tentang Apa Itu Outsourcing?

Sebelum kami jelaskan lebih jauh, pertama-tama pahami terlebih dahulu hal yang bersifat fundamental, yaitu terkait outsourcing. Secara sederhana, outsourcing dikenal juga dengan istilah alih daya.

Sistem outsourcing yaitu menyerahkan sebagian pekerjaan milik satu perusahaan ke perusahaan lain atau subkon. Sistem penyerahannya sendiri biasanya menggunakan 2 mekanisme, yaitu:

  • Melalui penyedia jasa pekerja atau buruh, atau
  • Via perjanjian pemborongan

Artinya, tenaga kerja outsourcing adalah karyawan yang bukan termasuk ke dalam perusahaan pengguna. Karyawan yang bergabung dengan perusahaan outsourcing juga tergabung dalam sistem pekerjaan tanpa jenjang karir.

Pentingnya Mengevaluasi dan Mengukur Kinerja Pekerja Harian

Fungsi dari evaluasi dan juga mengukur kinerja karyawan atau pekerjaan harian yaitu untuk menilai kinerja yang telah dilakukan. Fungsi lainnya yaitu mengetahui kekurangan, kesalahan hingga kelebihannya,

Evaluasi dan kinerja juga berfungsi untuk memperbaiki berbagai kebijakan perusahaan yang tidak sesuai dengan kondisi perusahaan saat ini.

Evaluasi yang dilakukan akan menghasilkan 2 poin penting yaitu positif dan negatif. Hasil positif dari evaluasi bisa mempertahankan hingga melakukan upgrade perusahaan. Sedangkan hasil negatif bisa digunakan untuk memperbaiki.

Cara Mengukur dan Mengevaluasi Kinerja Pegawai Harian

Ada beberapa cara untuk mengevaluasi dan juga mengukur karyawan maupun pegawai harian. Berikut adalah cara-caranya.

1. Mengumpulkan Data Sebagai Perangkat Evaluasi

Apa itu outsourcing

Anda akan kesulitan mengukur maupun mengevaluasi pegawai harian tanpa adanya data yang lengkap. Data merupakan perangkat untuk melakukan pengukuran maupun evaluasi karyawan maupun pegawai harian.

Data akan memberikan Anda gambaran yang luas sebagai bahan evaluasi. Dengan begitu Anda bisa mengambil hasil akhir berupa kesimpulan terkait positif maupun negatif hasil kinerja para karyawan.

2. Berkomunikasi dengan Pemangku Teratas Supervisor

Jika ingin mendapatkan hasil yang optimal, Anda harus melibatkan pemangku teratas Supervisor dari karyawan. Dengan begitu, ruang lingkup evaluasi menjadi lebih luas sehingga Anda bisa mengetahui sejauh mana perkembangannya.

Pihak-pihak pemangku teratas karyawan juga memiliki data yang cukup banyak terkait perkembangan karyawan. Dengan begitu, proses evaluasi bisa dilakukan dengan lebih optimal dan sempurna.

3. Berkomunikasi dengan Pekerja Harian

Setelah mengomunikasikan perihal evaluasi dengan pemangku teratas karyawan, kini Anda bisa langsung ke pihak yang bersangkutan, yaitu para pekerja.

Berkomunikasi dengan para pekerja harian secara langsung akan memberikan gambaran yang lebih detail. Data yang Anda dapatkan pun memiliki tingkat keakuratan yang tergolong tinggi.

Anda bisa berkomunikasi dengan satu per satu pekerja harian, atau menggunakan survei kuesioner yang harus diisi. Cara ini bisa dilakukan secara online. Selain itu juga bisa melakukannya secara manual.

4. Menggunakan Metode Rating Scale

Anda bisa menggunakan metode yang sederhana seperti rating scale untuk mengevaluasi. Metode ini memiliki sistem penilaian mulai dari nilai “memuaskan” hingga “ tidak memuaskan”.

Selain itu Anda juga bisa menggunakan beberapa skala nilai lain, seperti cukup, baik, sangat baik, hingga sangat buruk. Metode ini bisa membantu Anda untuk mendapatkan penilaian yang lebih luas.

5. Mempertimbangkan Hasil Evaluasi

Proses survei yang Anda lakukan yaitu agar bisa menghasilkan data evaluasi yang akurat. Kemudian data yang dihasilkan bisa langsung Anda gunakan untuk kebutuhan penilaian performa perusahaan.

Data hasil evaluasi juga bisa Anda gunakan untuk mendapatkan gambaran ketika berencana merekrut karyawan baru. Anda bisa mendapatkan gambaran lebih jelas pegawai atau karyawan seperti apa yang benar-benar dibutuhkan.

Pentingnya Staffing untuk Evaluasi Karyawan

Untuk mempermudah proses evaluasi dan mengukur kinerja pekerja harian kini sudah lebih mudah dengan menggunakan staffing. Fungsi utama staffing yaitu membantu proses penataan staf yang berkaitan dengan beberapa aspek berikut:

  • Pengadaan/rekrutmen
  • Pengembangan karyawan atau pekerja harian
  • Penempatan
  • Pelatihan

Manfaat Menggunakan Outsourcing

Ada beberapa manfaat outsourcing bagi setiap perusahaan. Berikut adalah manfaat-manfaatnya:

Menyesuaikan Kebutuhan Rekrutmen Perusahaan

Salah satu fungsi dari outsourcing yaitu berkaitan dengan penyesuaian jumlah SDM. Outsourcing akan membantu memastikan kebutuhan SDM perusahaan agar tidak terlalu banyak maupun tidak terlalu kurang.

Membantu Membangun Perusahaan yang Lebih Kondusif

Kelebihan outsourcing berikutnya yaitu menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif. Dengan begitu, berbagai aktivitas perusahaan bisa dijalankan secara optimal.

Berpotensi Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Layanan tersebut juga mampu mendukung produktivitas kinerja karyawan yang selama ini diharapkan oleh setiap perusahaan.

Mengoptimalkan Potensi SDM

Proses perekrutan memberikan manfaat besar bagi setiap perusahaan. Pasalnya, sistemnya dipercaya mampu menghasilkan sumber daya manusia yang terampil dan memiliki motivasi tinggi dalam bekerja.

Menciptakan Keseimbangan Antara Perusahaan dan Tenaga Kerja

Secara tidak langsung, outsourcing juga memiliki peran yang penting sebagai penyeimbang kepentingan tenaga kerja dan perusahaan.

Kesulitan Melakukan Evaluasi Kinerja Pekerja Harian? Ini Jawabannya!

Jumlah pekerja yang begitu banyak terkadang membuat perusahaan kesulitan melakukan evaluasi para pekerja secara mendetail. Bahkan perusahaan akan kerepotan melakukannya secara manual dengan melakukan analisa dan menilai para pekerja secara satu per satu.

Namun kini Anda tidak perlu khawatir. Karena saat ini telah hadir Workmate Indonesia yang siap membantu Anda untuk memperoleh staff berkualitas. Adapun kelebihan dari Workmate Indonesia adalah menyediakan kandidat pekerja secara cepat dan tepat.

Selain itu biayanya lebih murah 30% dari konvensional dan juga sudah memiliki sistem rekrutmen digital yang mudah. Bersama Workmate Indonesia maka produktivitas perusahaan Anda akan lebih baik dan tidak perlu lagi menggunakan timesheet manual.

Bagaimana, sudah mengetahui apa itu outsourcing dan cara evaluasi kinerja karyawan? Kini Anda dapat dengan mudah melakukannya dengan staffing dari Workmate Indonesia. Selengkapnya dapatkan di sini.